kodim 0504 jakarta selatan
Jakarta- Kodim 0504/JS menyalurkan bantuan tunai utuk Pedagang Kaki Lima dan Warung di wilayah Jakarta Selatan. Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Makodim 0504/JS, Jalan Cenderawasih Raya No 1, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Rabu (20/10). Dandim 0504/JS Kolonel Infanteri Jamaluddin mengatakan, bantuan langsung
Dengan mengambil tema Tahun Baru Islam 1444 H/2022 M' Sebagai Momentum dalam Memaknai Hidup dengan Semangat Hijrah", Kodim 0504/Jakarta Selatan menggelar peringatan tahun baru Islam
KBRN Jakarta: Kodim 0504/Jakarta Selatan menggelar panen raya komoditi padi Program Ketahanan Pangan tahun 2021 di Kel Tapos Kec. Tapos Depok Jawa Barat , Kamis (22/10/ 2021) Acara tersebut dihadiri oleh Dandim 0504/Jakarta Selatan Kolonel Inf Jamaluddin SIP para perwira
HariBhayangkara Ke-76 Kodim 0504/Jakarta Selatan Geruduk Polres. admin 1 Juli 2022. Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Gelar Latihan Menembak. admin 16 Februari 2022. Jl Otista Raya 141 Gedung Maribaya Lt 3 Jakarta Timur 13330 Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Indonesia NPWP: -002.000 Telepon: +62 0813-8251-5371
KodamJaya, Jaksel - Wujud dari kepedulian terhadap sesama, Kodim 0504/Jakarta Selatan bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaksel menggelar Bakti sosial (baksos) dan vaksinasi dosis ke tiga (booster) di Makodim 0504/Jakarta Selatan, Jln. Cendrawasih Raya, Kebayoran Lama Jaksel, Jum'at (22/4/2022).
Rencontre Homme Senior Ile De France. - Kodim 0504/Jakarta mulai membuka pendaftaran untuk rekrutmen Komponen Cadangan Komcad pada Jumat 28/5/2021. Mereka yang memenuhi syarat bisa melanjutkan sesi untuk pendaftaran. Perwira Seksi Personel Pasi Pers Kodim 0504/Jakarta Selatan Mayor Arh Mulyoto mengatakan pihaknya baru melakukan langkah awal untuk menyeleksi mana saja calon komcad yang sudah memenuhi persyaratan. Adapun persyaratan yang mesti dipenuhi ialah warga negara Indonesia WNI, usia minimal 18 hingga 35 tahun, tidak memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani, laki-laki atau perempuan, bukan anggota TNI/Polri. Kemudian syarat selanjutnya ialah bersedia dimobilisasi di seluruh wilayah NKRI, bersedia mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh panitia. "Hari ini kita adakan pendataan dan pemeriksaan awal persyaratan bagi calon Komponen Cadangan, bagi masyarakat yang memenuhi syarat nantinya akan kita lakukan pendaftaran di Makorem 051/Wkt," kata Mulyoto di Makodim 0504/Jakarta Selatan, Jalan Cendrawasih Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis 27/5/2021. Baca Juga Kemhan Ajukan Anggaran Rp350 Triliun untuk Beli Alutsista, Kader Golkar Singgung Heli Jatuh Mulyoto menerangkan pendaftaran pelatihan Komcad untuk masyararakat dibuka secara sukarela. Kata ia, pendaftaran juga bisa dilakukan secara online melalui websute Menurutnya, komcad diadakan untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama TNI. "Komcad sebagai kekuatan cadangan yang dibutuhkan jika sewaktu waktu menghadapi masa darurat”, tutupnya. Siapkan Rp 1 Triliun Sebelumnya juru bicara Menteri Pertahanan Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pelatihan komponen cadangan Komcad digelar justru untuk efisiensi anggaran. Satu anggota komcad ditargetkan menghabiskan biaya kurang lebih Rp 30 juta. Baca Juga China Kirim Dua Kapal Perang ke Selat Makassar Kementerian Pertahanan menggelontorkan dana untuk pembentukan Komcad sebesar Rp1 triliun dalam satu tahun. Dahnil tidak sepakat apabila anggaran itu dianggap bernilai besar untuk mendidik Komcad. "Justru Komcad itu upaya negara dalam hal ini Kementerian Pertahanan melakukan penghematan efisiensi terhadap anggaran," kata Dahnil dalam sebuah diskusi virtual, Jumat 12/3/2021. Setelah lulus, mereka menjadi prajurit organik yang digaji per bulannya. Sementara untuk satu anggota komcad itu hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 30 juta dan setelahnya akan kembali ke profesinya masing-masing. Sehingga negara tidak memiliki kewajiban untuk menggaji para anggota komcad. Meski begitu, negara telah memiliki komcad yang sudah terlatih dan siap bertugas kapanpun ketika dipanggil. "Jadi kalau dibilang apakah ini militerisasi justru tidak. Kenapa? Karena negara tidak menambah tentara organik, negara hanya mempersiapkan tentara yang akan bekerja ketika kita di bawah ancaman perang kira-kira begitu," kata dia.
Dandim 0504/Jakarta Selatan terima Audensi Pengurus Gerakan Pemuda Islam Indonesia GPII Cabang Jakarta Selatan Kodam Jaya – Jakarta Selatan. Komandan Kodim 0504/JS Kolonel Inf Jamaluddin didampingi Kasdim Letkol Inf Zuhdi, dan Perwira Staf Kodim 0504/JS Menerima audensi Ahmad Arafi Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia GPII cabang Jakarta Selatan dan pengurus di Makodim 0504/JS Jl. Cendrawasih Keb. Lama Jakarta Selatan.19/1/2022. Ketua GPII Jakarta Selatan, Ahmad Arafi beserta pengurus mengadakan Audensi ke Dandim 0504/JS bertujuan untuk memperkenalkan kepengurusa GPII Jakarta Selatan yang baru serta mempererat tali silahturahmi antara Kodim 0504/JS dan GPII. Kolonel Inf Jamaluddin Komandan Kodim 0504/JS pada saat menerima audensi Gerakan Pemuda Islam Indonesia GPII cabang Jakarta Selatan berharap lewat kegiatan ini terjalin hubungan baik antar Kodim dan GPII. ”Kami ucapkan terima kasih atas kehadirandan pengurus Gerakan Pemuda Islam Indonesia GPII dan selamat datang di Makodim 0504/JS”,ucap Dandim. “Saya harapkan silaturahmi dan komonikasi antara GPII dan Apratur Kewilayaan Khususnya Kodim 0504/JS tetap terjaga sehingga nantinya akan terjalin kerjasama yang baik” lanjutnya. Kolonel Inf Jamaluddin juga memberikan motifasi kepada Ahmad Arafi selaku ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia GPII cabang Jakarta Selatan dan pengurus yang baru dilantik untuk priode 3 tahun kedepan. “Tetap semangat, buat program rencana yang terarah, di bidang dakwa dan sosial jaga nama baik Gerakan Pemuda Islam Indonesia GPII”, ujar Dandim. Pada kesempatan itu Dandim juga mengajak pengurus GPII untuk mencegah perkembangan paham radikalisme di kalangan Pemuda. “Kami meminta kepada teman-teman GPII untuk ikut serta mencegah tumbuhnya paham radikalisme, dikalangan pemuda penerus bangsa,”katanya. Pada kesempatan itu Ahmad Arafi Ketua GPII cabang Jakarta Selatan menyampaikan ”Kami selaku pengurus GPII cabang Jakarta Selatan mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0504/JS atas atensi dan waktu yang diberikan kepada kami, kami harapkan silahturahmi dan hubungan ini tetap terjalin bengan baik,”ucapnya.
Fokus kita lagi sekarang adalah di perkantoranJakarta ANTARA - Komando Distrik Militer Kodim 0504/Jakarta Selatan mengerahkan 160 personel untuk membantu penanggulangan COVID-19 dengan melakukan penindakan hukum serta sosialisasi 4M. Komandan Kodim Dandim 0504/Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana di Jakarta, Kamis, mengatakan pihaknya bersinergi dengan Satpol PP dan Polrestro Jakarta Selatan dalam mendisiplinkan protokol kesehatan di masyarakat. "Fokus kita lagi sekarang adalah di perkantoran, karena banyak juga di perkantoran ini yang terjangkit COVID-19, termasuk di perkampungan padat penduduk. Jadi, kita bersinergi dengan Polres Jakarta Selatan dan Satpol PP Jakarta Selatan," kata Kolonel Ucu. Ucu menyebutkan, peran TNI selama penegakan disiplin adalah membantu Satpol PP Jakarta selatan dan jajaran Polri melakukan penindakan hukum. "Kita juga menempatkan anggota di titik-titik tertentu yang berpotensi kerumunan masyarakat seperti di stasiun kereta KRL, MRT dan kemudian pasar serta di mal," ujarnya. Peluncuran Tim khusus penindakan pelanggar protokol kesehatan COVID-19 di Mako Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu 23/9/2020 ANTARA/Laily Rahmawaty Untuk personel Kodim 0504/Jakarta Selatan yang dilibatkan sebanyak 160 orang. "Kami ada 'BKO' bawah kendali operasi di bawah Dandim, ada sekitar 400 orang dari marinir, Arhanud 10 dan Armed 10 Kostrad," kata Ucu. Selain itu, tambah Ucu, Kodim 0504/Jakarta Selatan juga sudah mengaktifkan organisasi masyarakat ormas di bawah binaan Kodim 0504/Jakarta Selatan untuk membantu menyosialisasikan dan mengkampanyekan 4M. "Kita berdayakan ormas-ormas binaan Kodim untuk kampanye 4M, yakni memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan dan menjauhi kerumunan," kata Ucu. Rabu kemarin, Kodim 0504/Jakarta Selatan bersama Polres Metro Jakarta Selatan meluncurkan Tim khusus Timsus Penindakan Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 yang beranggotakan personel TNI serta Polri. Timsus memiliki tugas berpatroli mencari warga yang melanggar protokol kesehatan untuk diberikan teguran dan penindakan bersama dengan Satpol PP. Baca juga Kodim 0504/Jaksel bentuk Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan Baca juga Kodim 0504/Jaksel siagakan 350 personel kawal PSBBPewarta Laily RahmawatyEditor Edy Sujatmiko COPYRIGHT © ANTARA 2020
Jakarta ANTARA - Komando Distrik Militer Kodim 0504/Jakarta Selatan siap mengerahkan personel serta sumber daya yang dimiliki untuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB guna memutus rantai penyebaran COVID-19 di ibu kota. Dandim 0504/Jaksel Kolonel Arhanud Toni Aris Setyawan saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa, mengatakan Kodim bersama Polres, wali kota dan dinas-dinas terkait dalam Gugus Tugas Penanganan COVID-19 menaati dan menjalankan kebijakan Pemprov DKI untuk memutus rantai penyebaran virus corona tipe SARS-CoV-2 tersebut. "Apa saja kebijakan yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Provinsi DKI, pasti kita semua harus menaati dan menjalankan demi memutus rantai penyebaran virus COVID-19," kata Tony. Menurut Tony, untuk segera memutus rantai penyebaran COVID-19 harus melalui peran semua pihak, partisipasi dan tanggung jawab seluruh masyarakat yang tinggal di DKI Jakarta, khususnya Jakarta Selatan. "Yang kita harapkan memutus penyebaran dengan sesegera mungkin melalui peran, tanggung jawab dan partisipasi seluruh masyarakat tanpa terkecuali," kata Tony. Baca juga Warga Pasar Walang Baru dapat bantuan masker kain Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama dan Dandim 0504 Jakarta Selatan Kolonel Arhanud Toni Ars Setyawan di Jakarta Selatan, Jumat 25/10/2019 ANTARA/Laily Rahmawaty Terkait seperti apa implementasi dari PSBB yang telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan untuk diterapkan di Jakarta, menurut Tony, pihaknya masih menunggu kebijakan penerapan PSBB dari Provinsi DKI Jakarta. "Implementasi PSBB di DKI Jakarta nantinya dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta yang berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Forkopim Provinsi DKI Jakarta selaku gugus tugas," kata Tony. Selain dukungan personel, partisipasi Kodim 0504/Jakarta Selatan dalam percepatan penanganan COVID-19 adalah melakukan sinergi bersama Polres dan wali kota 3 pilar dalam melakukan pencegahan penyebaran COVID-19. Antara lain sosialisasi, imbauan agar masyarakat tetap di rumah, imbauan penggunaan masker dan jaga jarak fisik jika berbicara dengan orang lain. Partisipasi lainnya melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas publik untuk mengurangi penyebaran virus. "Yang terpenting sekali lagi peran dan tanggung jawab individu untuk melaksanakan imbauan pemerintah social/physical distancing sangat dibutuhkan untuk memutus rantai virus COVID-19," kata Tony. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menetapkan status PSBB untuk wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. Penetapan PSBB untuk wilayah DKI Jakarta tersebut tertuang pada Keputusan Menteri Kesehatan nomor tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Provinsi DKI Jakarta Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 yang ditandatangani oleh Menkes Terawan Agus Putranto pada 7 April 2020. Baca juga Pelanggar pembatasan sosial di Jakarta Utara dikenakan wajib laporPewarta Laily RahmawatyEditor Sri Muryono COPYRIGHT © ANTARA 2020
Jakarta - Komando Distrik Militer Kodim 0504/Jakarta Selatan menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga prasejahtera menjelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta. Pembagian sembako dilakukan di Kecamatan Mampang dan 0504/Jakarta Selatan Kolonel Arhanud Tony Aris Setyawan mengatakan bantuan paket sembako yang disalurkan oleh anggotanya adalah bantuan dari Ketua Persit KCK Kodam Jaya."Bantuan paket sembako dari Ketua Persit KCK Kodam Jaya dibagikan untuk 175 kepala keluarga di wilayah Kecamatan Mampang Prapatan dan Kecamatan Tebet," kata mengatakan paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, susu kental manis, teh, mi instan, kecap manis dan sarden kalengan dibagikan secara gratis kepada masyarakat prasejahtera yang memiliki penghasilan Tony, warga berpenghasilan harian tersebut terdampak pembatasan sosial akibat wabah COVID-19 dan kehilangan sumber bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Kodim 0504/Jakarta Selatan bersama anggota Polres Jaksel turun ke lapangan menyalurkan bantuan tersebut guna meringankan beban warga prasejahtera yang terdampak PSBB."Tidak rutin sifatnya untuk membantu golongan masyarakat yang pendapatan harian, yang tentunya terdampak karena social distancing," kata Saat menyalurkan bantuan, anggota Kodim 0504/Jakarta Selatan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan alat pelindung diri APD, yakni masker, sarung tangan dan menjaga jarak bantuan dengan cara dari pintu ke pintu dan anggota mengantarkan langsung paket sembako. Kegiatan ini juga didukung oleh anggota dari Polres Jakarta menambahkan, bantuan paket sembako juga disalurkan kepada 175 kepala keluarga di wilayah Kodim 0505/Jakarta pada 3 April 2020, Kodim 0504/Jakarta Selatan juga melaksanakan Operasi Pangan Gratis bersama TNI di wilayah Jagakarsa. Bantuan tersebut berisi beras 5 kg untuk kepala keluarga, masker dan hand Kesehatan Terawan Agus Putranto menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB untuk wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan PSBB Jakarta tersebut tertuang pada Keputusan Menteri Kesehatan nomor tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Provinsi DKI Jakarta Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 yang ditandatangani oleh Menkes Terawan Agus Putranto tanggal 7 April 2020.
kodim 0504 jakarta selatan